10 May
Biaya Jasa Notaris untuk Over Kredit Rumah

Take over kredit rumah adalah pengalihan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) kepada pihak lain yang sifatnya legal. Tindakan tersebut dilakukan berdasarkan perjanjian yang berlaku di bawah aturan hukum. Over kredit rumah dapat diproses melalui lembaga yang berwenang, salah satunya notaris. Lalu, berapa biaya jasa notaris untuk over kredit rumah? 

Sebelum menjelaskan mengenai rincian biaya yang dibutuhkan untuk proses over kredit rumah, ada baiknya memahami wewenang notaris dalam kasus ini. Notaris merupakan pejabat yang ditunjuk oleh pemerintah untuk membantu memverifikasi keaslian dokumen-dokumen penting.

Notaris memiliki peran menyaksikan penandatanganan dokumen, memverifikasi identitas penandatanganan, kesediaan dalam menandatangani dokumen, serta mengetahui secara sadar isi dokumen beserta transaksinya. Dokumen yang membutuhkan persetujuan notaris diantaranya surat kuasa, menutup jual-beli tanah, membuka rekening pensiun. 

Cara Over Kredit Rumah Melalui Notaris

Biaya Jasa Notaris Untuk Over Kredit Rumah

Cara over kredit rumah melalui notaris antara lain penjual dan pembeli datang kepada notaris bersamaan dengan membawa berkas yang dibutuhkan. Pihak notaris akan membuatkan pengikat jual beli atas pengalihan hak atas tanah atau bangunan. Notaris segera membuat surat kuasa untuk melunasi sisa angsuran dan kuasa untuk pengambilan sertifikat.

Penjual wajib menandatangani surat pemberitahuan yang diberikan kepada bank mengenai peralihan hak atas tanah. Setelah pengalihan, penjual tidak lagi memiliki kewajiban pembayaran angsuran rumah yang tersisa. Penjual juga tidak dapat mengambil sertifikat asli yang berkenaan dengan bank.

Persetujuan jual beli akta rumah ditandatangani oleh kedua belah pihak di depan notaris. Di dalam akta jual beli tersebut, pembeli tercatat sebagai pemilik rumah yang baru. Proses ini juga dihadiri oleh perwakilan dari bank yang bersangkutan.

Pihak notaris juga akan membuatkan salinan akta-akta, nantinya pembeli maupun penjualan menyerahkan salinan tersebut kepada bank yang bersangkutan. Dalam hal ini, mengurus over kredit rumah lebih aman karena minim dari penipuan. Jadi, tidak akan ada pihak yang dirugikan.

Persyaratan Over Kredit Rumah di Notaris

Persyaratan dan Biaya Jasa Notaris Untuk Over Kredit Rumah

Persyaratan over kredit rumah di notaris yang harus disiapkan oleh penjual antara lain foto copy perjanjian kredit dan surat penegasan perolehan kredit, foto copy sertifikat yang berisi tentang keterangan bahwa tanah dan bangunan tersebut sedang dijaminkan pada bank yang bersangkutan.

Dilengkapi juga dengan foto copy izin mendirikan bangunan (IMB), foto copy SPPT PBB lima tahun terakhir, bukti pembayaran angsuran terakhir, serta buku tabungan asli yang digunakan untuk membayar angsuran.

Sementara itu, persyaratan lain yang harus disiapkan oleh penjual dan pembeli, yaitu fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP) suami istri, fotocopy Kartu Keluarga (KK), foto copy buku nikah, serta foto copy keterangan Warga Negara Indonesia (WNI). Apabila pernah mengajukan pergantian nama, wajib menyertakan surat keterangannya dalam persyaratan.

Biaya jasa notaris untuk over kredit rumah sekitar Rp.5.000.000,00. Dengan rincian pemeriksaan sertifikat Rp100.000,00, validasi pajak Rp200.000,00, akta jual beli Rp2.400.000,00, balik nama Rp750.000,00, Akta Pemberian Hak Tanggungan (APHT) Rp1.200.000,00. 

Selain itu, juga biaya Surat Kuasa Hak Membebankan Hak Tanggungan (SKMHT) Rp2.500.000,00. Memang mengurus over kredit rumah dari di notaris lebih aman, dan lumayan terjangkau dari segi biaya. Akan tetapi, jasa notaris memiliki kelemahan. Kelemahannya dalam hal ini seperti sertifikat yang dijaminkan di bank masih atas nama penjual, dan pembeli mengangsur di bank atas nama penjual.

Itulah informasi terkait biaya jasa notaris untuk over kredit rumah yang mungkin dibutuhkan. Berencana menginvestasikan hunian, sebaiknya urus legalitasnya mulai dari sekarang. Tanah dan Bangunan dengan sertifikat memiliki nilai jual yang lebih tinggi.