18 Jan
Inilah Syarat dan Kriteria Rumah Sehat yang Perlu Anda Tahu

Memiliki hunian yang nyaman tentu menjadi idaman bagi semua orang. Salah satu cara untuk mewujudkan hunian impian adalah dengan membangun rumah sehat. Rumah sehat memiliki kriteria dan syarat-syarat tertentu yang harus dipenuhi. Tidak dapat dipungkiri jika kondisi rumah juga mempengaruhi kesehatan anggota keluarga. Berikut kriteria rumah sehat yang baik untuk kesehatan seluruh keluarga.

Syarat dan Kriteria Rumah Sehat 

1. Menggunakan Bahan Bangunan yang Ramah Lingkungan

kriteria rumah sehat

Pertama, Anda perlu memperhatikan perihal penggunaan bahan bangunan dalam pembangunan rumah. Gunakan bahan bangunan yang ramah lingkungan dan tidak melepaskan zat-zat yang tidak membahayakan kesehatan penghuni rumah.

Jika Anda teliti lebih jauh, saat ini banyak bahan bangunan yang menawarkan harga murah namun tidak dapat menjamin dampak yang akan ditimbulkannya untuk kesehatan penghuni rumah. Usahakan mencari bahan bangunan yang tidak mengandung bahan berbahaya yang dapat memicu tumbuhnya mikroorganisme jenis patogen.

2. Memiliki Sirkulasi Udara yang Masuk

kriteria rumah sehat 2

Dalam rumah sehat, pastikan Anda memiliki jalur sirkulasi udara yang baik. Dalam kriterianya, kualitas udara di rumah sebaiknya memiliki tingkat kelembaban udara sekitar 40% sampai 70% dengan konsentrasi gas karbon dioksida yang tidak lebih dari 100 ppm/8 jam.

Beberapa kriteria yang perlu Anda penuhi selanjutnya adalah suhu udara dengan kisaran 18 derajat celcius sampai 30 derajat celcius, konsentrasi gas formaldehid tidak boleh lebih dari 120 mg dan pertukaran udara 5 kaki kubik per menit untuk satu penghuni rumah.

3. Komponen Serta Penataan Ruang dalam Rumah

Kriteria rumah sehat selanjutnya yang perlu Anda penuhi berikutnya adalah penataan serta komponen dalam ruang yang harus dipenuhi baik secara fisik maupun biologis. Seringkali penghuni rumah mengabaikan pentingnya menjaga serta menata setiap komponen yang ada di dalamnya.

Peraturan penataan untuk memenuhi kriteria dalam membentuk rumah sehat adalah menggunakan lantai kedap air yang mudah untuk dibersihkan, memiliki langit-langit ruang yang mudah dibersihkan dan aman, penataan sirkulasi udara harus sesuai, dan ruang dapur yang sebaiknya dilengkapi tempat pembuangan asap.

4. Kebersihan Air

Hampir seluruh kegiatan yang dilakukan oleh penghuni rumah melibatkan air di dalamnya. Memasak, mandi, minum, mencuci, mengepel lantai, dan lain masih banyak lagi kegiatan lain yang membutuhkan air untuk melakukannya.

Mengingat keberadaan dan fungsi air yang esensial ini, Anda tentu harus mempertimbangkan aspek kebersihannya. Setidaknya, sediakan air bersih dengan kapasitas minimal 60 liter per orang untuk satu hari. Kualitas penggunaan air bersih untuk kebutuhan rumah tangga dan sehari-hari ini bahkan diatur dalam peraturan perundang-undangan.

5. Memiliki Sarana Penyimpanan Makanan dan Pembuangan Limbah

kriteria rumah sehat 3

Agar makanan yang Anda konsumsi tetap bersih dan tidak terkena bakteri berbahaya, usahakan untuk memiliki tempat penyimpanan makanan sendiri. Selain untuk menghindari hinggapnya bakteri, tempat penyimpanan seperti ini juga membuat makanan Anda tetap aman dari hewan-hewan liar seperti tikus dan semut.

Pencemaran udara dan lingkungan bisa timbul akibat pembuangan limbah sembarangan yang dapat memicu munculnya penyakit. Untuk limbah jenis cair yang berasal dari rumah biasanya tidak memiliki pengaruh pada air, tidak memunculkan bau, dan juga tida mencemari lingkungan. Sedangkan limbah padat harus diolah lebih dulu karena lebih rentan menimbulkan bau tidak sedap dan pencemaran lingkungan.

Demikianlah daftar kriteria rumah sehat yang perlu Anda ketahui. Rumah adalah tempat tinggal yang sudah sepatutnya dibuat senyaman mungkin agar seluruh penghuninya betah berada di rumah. Jadi, jangan lupa untuk memastikan bahwa rumah Anda memiliki berbagai kriteria diatas ya!