16 Jun
Tips Warna Keramik Dinding Dapur

Kegiatan memasak menyebabkan dinding dapur rentan terhadap kotoran. Padahal, kebersihannya harus selalu dijaga agar tetap nyaman saat digunakan. Salah satu cara mengatasi masalah ini adalah memasang keramik pada dinding dapur. Simak tips warna keramik dinding dapur berikut ini.

Dengan mencari warna yang pas untuk keramik dinding dapur, maka kita bisa meminimalisir resiko dinding kotor terkena kotoran yang banyak. Selain itu, pemilihan warna yang tepat juga bisa membuat dapur lebih nyaman dipandang.

Tips Warna Keramik Dinding Dapur

Memasang keramik pada dinding dapur merupakan pilihan yang tepat. Pasalnya, keramik lebih mudah dibersihkan dari pada dinding biasa. Memasak jadi lebih semangat apabila dapur tidak terlihat kotor. Berikut ini tips memilih warna keramik dinding dapur agar tidak rentan terhadap kotoran:

1. Perhatikan Pemilihan Material Keramik

motif keramik dinding dapur
Asap panas yang dikeluarkan dari kegiatan memasak dapat menyebabkan keramik mudah retak. Oleh karena itu, pilih keramik dengan material yang tahan panas. Sangat merugikan jika baru dipasang keramik pada dinding sudah retak dan rusak.
Sementara untuk bagian yang dekat dengan area mengolah masakan, gunakan keramik dengan lapisan mengkilap. Keramik tipe ini lebih mudah dibersihkan saat terkena noda. Selain itu, lapisan kilap berfungsi untuk menutup pori-pori. Sehingga, noda yang tertinggal tidak akan terserap ke dalam.

2. Memilih Motif Keramik yang Sesuai dengan Desain Interior

Ruangan akan terlihat lebih menarik apabila keramik sesuai dengan desain interior rumah. Seperti contohnya, rumah dengan gaya minimalis diimbangi dengan dinding keramik yang minimalis pula. Pilih motif keramik dinding dapur yang sederhana, tidak terlalu mewah atau mencolok.
Fungsi utama keramik memang untuk melindungi dinding dari kotoran. Akan tetapi, nilai estetika itu sendiri tidak boleh dilewatkan. Dapur jadi terlihat lebih cantik dengan corak dinding keramik. Supaya selaras dan enak dipandang gunakan kitchen set, meja, dan kursi yang sepadan.

3. Mempertimbangkan Pemilihan Warna Keramik

model keramik dinding dapur
Pemilihan warna keramik juga sangat penting. Tips memilih warna dinding dapur yaitu harus seimbang dengan warna lantai, platform, dan dinding. Misalnya, ruangan dapur didominasi dengan warna lembut. Coba pilih warna dinding keramik dapur yang sedikit terang. Warna keramik juga dapat disesuaikan dengan lemari atau rak dapur yang sudah ada.
Masih bingung dalam pemilihan warna keramik dapur, konsultasikan pada jasa desain rumah. Mungkin mereka dapat membantu pemilihan warna yang sesuai selera konsumen. Biasanya, jasa desain interior juga dapat memberikan pilihan warna yang memberikan efek ruangan terlihat luas.

4. Menata Keramik Sesuai dengan Ukuran Ruangan

Menentukan ukuran keramik dengan luas ruangan juga sangat penting. Hal ini bertujuan agar desain dapur terlihat rapi dan serasi. Sudah mendapat warna, motif, dan model keramik dinding dapur yang diinginkan, tapi ternyata ukurannya tidak sesuai dengan luas ruangan. Hal ini akan membuat tampilan dapur tampak timpang.

Ukuran keramik yang besar dapat memanipulasi ukuran ruangan terlihat lebar. Tapi, jika jenis keramik ini diterapkan pada dapur yang sempit hasilnya tidak akan bagus. Sebaiknya, gunakan keramik berukuran sedang atau kecil.

5. Menyesuaikan Harga Keramik dengan Kebutuhan

Tips terakhir ini sangat penting, sesuaikan jenis keramik yang dibutuhkan dengan budget yang ada. Rancang pengeluaran biaya dengan rinci sebelum memutuskan membeli keramik. Anggaran target dana sudah dipegang, jangan lupa membandingkan harga setiap merek keramik. Atur sebaik mungkin supaya tidak ada pembengkakan biaya.
Demikian beberapa tips warna keramik dinding dapur yang bisa dicoba. Hati-hati dalam mengambil keputusan karena harga keramik tidak murah. Jangan sampai ada penyesalan setelah memasang keramik. Selamat mencoba!